Tambal Ban Tubeless di Surabaya - TipTop

Ini sequel terakhir tulisan saya tentang pengalaman bocor ban tubeless. Karena saya ingin penanganan ban tubeless FDR motor Tiger yang saya pakai sehari-hari dapat dilakukan dengan tepat dan kembali nyaman digunakan serta aman secara jangka panjang.

Setelah kebingungan mencari tahu dimana lokasi tambal ban tubeless di Surabaya, akhirnya dapat juga referensi di bilangan Ngagel. Pagi ini, setelah melihat kondisi ban tubeless yang masih cukup bagus setelah ditambal darurat dengan lem Korea, saya meluncur pelan menuju Ngagel Jaya Selatan dan sekalian mampir kiriman pesanan di bilangan Bratang Gede. Berhenti sebentar sambil lihat kondisi ban, masih aman, masih padat.

Bengkel Ban khusus
Bengkel Ban khusus

Kemudian perjalanan lanjut ke tukang tambal ban tubeless referensi dekat Cafe Glass Ngagel tepatnya seberang Planet Ban. Tampak lapak tambal ban sederhana, dan memang melayani tambal TipTop. Tapi saya datangnya kepagian dan lapak baru buka sekitar jam 10 pagi. Jadi saya jalan-jalan dulu saja sambil cari makan di warung nasi madura dekat sana.

Tak jauh dari lokasi pertama, saya melewati toko ban yang cukup besar (2 ruko) yang menjual ban mobil dan juga menerima spooring balancing. Saya lewati toko itu, tapi lagi-lagi feeling saya bilang "berhenti bro!". Saya berhenti dan mundur,UD Mandiri Ban, ternyata ada display ban motor di bengkel itu. Saya masuk ke halaman toko, dan disambut oleh montir yang sedang ngepel lantai. Tanpa basa-basi, saya utarakan maksud saya untuk menambal ban tubeless saya dengan cara tambal dalam. Istilahnya TipTop atau Cold Patch. Dan ternyata bisa, tanya harga dan deal, montir pun bergegas memasukkan motor ke dalam bengkel dan mulai memproses.

Semua proses menggunakan alat yang profesional, mulai bongkar ban, kemudian ban dicuci bersih apalagi ban tubeless FDR saya menggunakan cairan anti bocor, lanjut disemprot angin kompressor dan dilap bersih untuk mengeringkan ban.

Ban tubeless dibongkar dengan mesin pengganti ban
Setelah ban bersih, bagian yang bocor diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada sisa material lain. Dan kemudian digerinda untuk meningkatkan daya rekat.

Bagian dalam dari ban tubeless digerinda
Kemudian bagian yang akan ditambal diisi lem khusus untuk ban yang memiliki daya rekat khusus dibandingkan lem jenis lainnya. Setelah itu baru ditambal dengan ColdPatch/TipTop.

Diolesi lem khusus ban pada bagian yang akan ditambal

Kemudian ban diangin-angin untuk proses pengeringan dan setelah agak kering bagian tersebut ditambah lagi dengan lapisan perekat ban untuk menambah kekuatan rekatan.


Proses terakhir setelah pengeringan sudah pasti memasang kembali ban tubeless FDR ini ke velgnya dengan bantuan mesin pasang ban otomatis yang dimiliki bengkel ini. Ditest kembali dengan menyemprotkan air sabun ke seluruh ban untuk memastikan seluruh ban tidak ada kebocoran termasuk dari sela velg. Perfect, semua berjalan semestinya. Ban dipasang kembali ke Tiger kesayangan.

Perhatikan, dalam proses ini, ban tidak "diperkosa" sehingga secara jangka panjang ban tubeless ini aman dari kerusakan struktur yang lebih jauh dan dapat membahayakan keseleamatan. Prosesnya memang agak sedikit makan waktu dan sedikit agak lebih tinggi dibandingkan proses di pinggir jalan, tapi keseluruhan proses yang dikerjakan secara profesional, baik, dan benar akan memberikan dampak jangka panjang yang lebih baik juga.

Dengan ongkos cuma 40 ribu Rupiah; harga yang sepadan; ban tubeless kembali digunakan dengan aman. Pelayanan montir toko Mandiri Ban juga lumayan bagus dan ramah. Jadi layak jadi referensi perawatan ban mobil maupun sepeda motor Anda.

Referensi toko:
UD Mandiri Ban, Jalan Bung Tomo No. 28 Surabaya
(sebelum makam Ngagel di sisi selatan jalan)



Postingan terkait: