Bukit Jedih Bangkalan

Madura, pulau garam di seberang utara Surabaya. Siapa sangka Pulau Madura yang terbentang dari Bangkalan hingga Sumenep menyimpan sangat banyak spot wisata yang mengagumkan. Ada mercusuar Sambilangan yang sudah ada sejak dahulu kala, kemudian air terjun Toroan yang unik, bukit kapur Arosbaya, sentra batik, Keraton Sumenep, bukit kapur Jaddih/Jedih, hingga yang terbaru adalah Gili Labak yang sangat mempesona.

Bukit Jaddih
Bukit Jaddih



Saya kali ini akan berbagi catatan perjalanan menuju bukit Jedih atau beberapa menyebutnya bukit Jaddih, di daerah Socah Bangkalan. Letakknya tidak jauh dari Surabaya yang bisa kita akses melewati Jembatan Suramadu. Perjalanan kurang lebih 1.5 jam saja dari Suramadu. Untuk kesini kita bisa menikmati 3 spot menarik yaitu menikmati kuliner bebek sinjay, mercusuar Sambilangan, lalu ke Bukit Jaddih yang semuanya berdekatan jaraknya.

Bukit Jaddih
Dinding Bukit Kapur di Jeddih Bangkalan

Bukit Jaddih ini adalah sebuah tambang kapur yang dikelola oleh warga setempat. Akibat penambangan ini, menimbulkan kesan-kesan artistik pada bekas galian. Sekalipun tempat ini menampilkan keindahan, namun kita tetap harus berhati-hati di area ini karena tidak ada batas pengaman bagi pengunjung.

Di area puncak bukit ini, merupakan tempat yang cukup menarik. Dari ketinggian kita bisa melihat sekiling Bangkalan dengan modus 360. Areanya juga unik, hijau dengan rerumputan yang menutupi karang kapur di bawahnya. Teman-teman fotografi sering memplesetkannya dengan New Zealandnya Madura. Udara di sisi atas juga cukup sejuk dan instagramable. Di Bukit Jaddih ini juga ada goa Jepang, tapi sayang waktu kami tidak mencukupi untuk mengunjungi spot tersebut.

Catatan: 
1. Untuk ke lokasi ini, pastikan Anda berwisata di hari libur agar lebih ramai, mengingat daerah ini memiliki catatan kerawanan tersendiri. Berangkatlah dalam kondisi hari terang.
2. Pakai kacamata hitam untuk mencegah silau berlebihan;pakailah sunblock.
3. Camera is a must, banyak spot menarik.
4. Anda akan dikenakan biaya parkir di dua lokasi
5. Sebaiknya bawa perbekalan konsumsi yang memadai terutama air dan permen.


Dari sini Anda bisa makan siang dulu di warung Bebek Sinjay yang terkenal kedahsyatan antriannya meskipun secara rasa kita kembalikan lagi ke penilaian perut masing-masing. Dan dilanjutkan ke Mercusuar Sambilangan. (Yandi)




Postingan terkait: